JAKARTA - Menyambut lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Idulfitri 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatra Utara menghadirkan kebijakan tarif khusus bagi calon penumpang kereta api.
Program ini menjadi bagian dari stimulus ekonomi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan akses transportasi publik tetap terjangkau selama periode mudik Lebaran.
Melalui kebijakan tersebut, masyarakat di Sumatra Utara berkesempatan menikmati potongan harga tiket kereta api hingga 30 persen untuk perjalanan pada rentang 14–29 Maret 2026. Diskon ini diharapkan mampu membantu pemudik merencanakan perjalanan dengan lebih hemat di tengah meningkatnya kebutuhan jelang hari raya.
Pelaksana tugas Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan bahwa program diskon ini merupakan wujud dukungan KAI terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat selama momentum Lebaran. Selain menghadirkan tarif terjangkau, KAI juga memastikan ketersediaan tempat duduk yang memadai bagi para pengguna jasa.
Stimulus Pemerintah Dorong Tarif Kereta Lebih Terjangkau
Anwar menjelaskan bahwa KAI Divre I Sumut secara aktif mendukung stimulus ekonomi pemerintah dengan menyediakan total 10.176 tempat duduk selama periode angkutan Lebaran 2026. Jumlah tersebut disiapkan khusus agar masyarakat memiliki alternatif transportasi yang aman, nyaman, dan ekonomis saat melakukan perjalanan mudik.
“KAI di wilayah Sumatra Utara menyediakan 10.176 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan oleh warga selama masa angkutan mudik,” ujar Anwar.
Langkah ini dinilai strategis untuk menjaga kelancaran arus mudik sekaligus menekan beban pengeluaran masyarakat. Dengan ketersediaan kursi yang cukup dan harga yang lebih terjangkau, masyarakat diharapkan tidak menunda atau membatalkan rencana pulang kampung hanya karena pertimbangan biaya transportasi.
Fokus Diskon untuk KA Sribilah Utama Fakultatif
Program potongan harga 30 persen ini secara khusus dialokasikan untuk kelas ekonomi Kereta Api Sribilah Utama Fakultatif dengan relasi Medan–Rantauprapat pulang pergi. Kereta ini menjadi salah satu moda favorit masyarakat Sumatra Utara karena melayani rute strategis dengan tingkat permintaan yang tinggi, terutama saat musim libur panjang.
Dengan adanya potongan harga tersebut, tiket kelas ekonomi KA Sribilah Utama Fakultatif kini dibanderol Rp119.000 dari harga normal Rp170.000. Penyesuaian tarif ini diharapkan memberikan dampak langsung bagi pemudik, khususnya dari kalangan pekerja dan keluarga yang sensitif terhadap kenaikan biaya perjalanan.
“Penyesuaian tarif tersebut menjadi bantuan nyata bagi pemudik yang ingin merayakan Idulfitri di kampung halaman tanpa terbebani biaya transportasi yang tinggi,” tambah Anwar.
Distribusi Kursi Promo untuk Dua Stasiun Utama
Setiap harinya selama masa mudik Lebaran, KAI Divre I Sumut menyediakan 636 kursi promo yang dialokasikan secara merata untuk dua titik keberangkatan utama di wilayah tersebut. Sebanyak 318 kursi tersedia untuk keberangkatan dari Stasiun Medan dan 318 kursi lainnya dari Stasiun Rantauprapat.
Pembagian ini dilakukan untuk memastikan pemerataan akses transportasi bagi masyarakat di berbagai wilayah Sumatra Utara. Dengan sistem distribusi kursi yang seimbang, KAI berharap manfaat diskon tiket dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat, tidak hanya terpusat di satu daerah.
Kebijakan tersebut juga mendukung pengaturan arus penumpang agar tetap terkendali dan tidak menumpuk di satu titik keberangkatan saja selama periode mudik.
Kemudahan Pemesanan Tiket Secara Digital
Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan tiket promo tersebut, KAI membuka pemesanan melalui berbagai kanal resmi. Calon penumpang dapat membeli tiket menggunakan aplikasi Access by KAI maupun melalui laman resmi booking.kai.id.
“Pembelian tiket juga dibuka melalui mitra penjualan (kanal resmi) lainnya yang telah bekerja sama dengan perusahaan,” kata Anwar.
Dengan sistem pemesanan digital, masyarakat dapat merencanakan perjalanan sejak dini tanpa harus mengantre di stasiun. Hal ini juga mendukung upaya KAI dalam meningkatkan pelayanan berbasis teknologi serta mengurangi kepadatan di loket penjualan tiket selama masa angkutan Lebaran.
Kapasitas Kereta dan Dampak Ekonomi Daerah
Dalam operasional hariannya, KA Sribilah Utama Fakultatif membawa rangkaian yang terdiri atas dua kereta kelas bisnis dan tiga kereta kelas ekonomi. Total daya angkut kereta ini mencapai 446 penumpang dalam sekali perjalanan, menjadikannya salah satu layanan andalan untuk rute Medan–Rantauprapat.
Anwar menegaskan bahwa kebijakan tarif diskon ini bukan hanya ditujukan untuk mendukung kelancaran mudik, tetapi juga sebagai bagian dari strategi menjaga pergerakan ekonomi daerah. Dengan ongkos perjalanan yang lebih terjangkau, aktivitas wisata dan mobilitas masyarakat selama libur Lebaran diharapkan meningkat.
“Melalui ongkos yang lebih terjangkau, kami optimistis sektor pariwisata ikut terdongkrak dan tren pertumbuhan ekonomi di Sumatra Utara tetap stabil di masa libur panjang,” ujar Anwar mengakhiri.